Frank Thanatsaran Ungkap Lika-Liku Perjalanan Karier, Dari Model Hingga Jadi Aktor

Overseasidol
Aktor Frank Thanatsaran Ungkap Lika-Liku Perjalanan Karier
Photo via Weibo.
A-AA+A++

Overseasidol.com — Aktor muda Thailand, Frank Thanatsaran, baru-baru ini hadir dalam sebuah program talk show untuk menceritakan perjalanan hidupnya.

Ia berasal dari Loei, Thailand, dan sejak kecil membantu ibunya menyadap karet serta bekerja sambilan untuk menabung.

Setelah lulus SMP, ia pernah bekerja menjual lotre di Phetchabun hingga ditemukan agen model.

Dari sanalah jalan membawanya ke Bangkok, mulai dari iklan, pemotretan, hingga akhirnya debut akting bersama GMMTV.

Frank mengakui masa awal karier tidaklah mudah. Logat Isan yang kental dan rasa gugup di depan kamera membuatnya terbebani.

Namun berkat pengalaman dan kesempatan, ia perlahan bisa beradaptasi. Ia juga mengungkap alasan sempat vakum dari layar kaca.

Wajib militer serta pandemi membuat banyak proyek harus ditunda.

Setelah selesai bertugas, ia memilih tidak memperpanjang kontrak dengan GMM karena jadwal kerja yang tidak menentu.

Kini ia lebih fokus menjadi aktor lepas, sambil mengelola platform online dan mempelajari dunia live streaming.

Mengenai persaingan, Frank menegaskan lawan terbesarnya adalah “rasa malas”.

Ia kini lebih rajin mempersiapkan diri dan meningkatkan kemampuan.

Peran impiannya adalah sosok “bad boy dingin tapi berhati hangat, yang hanya lembut kepada tokoh utama perempuan,”.

Dalam acara tersebut, ia juga meluruskan gosip lama yang pernah mencoreng namanya.

Saat syuting Love Syndrome, ia harus memakai wig dan sempat menimbulkan perdebatan di dunia maya.

Ada komentar kejam yang menyebut kariernya “langsung menuju krematorium,” hingga muncul cerita bohong yang merugikan dirinya.

Belakangan, ia tahu bahwa penyebar fitnah itu ternyata seorang pasien kanker stadium akhir.

Saat syuting Vampire in Love, Frank mendatanginya langsung. Mereka berdamai, dan orang tersebut mengakui kesalahannya. Frank pun memilih memaafkan.

Menutup perbincangan, Frank mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam berselancar di internet.

Jangan mudah terbawa judul sensasional atau emosi, dan sebaiknya pastikan kebenaran sebelum menghakimi.

Ia juga bercerita masih menyukai kehidupan sederhana ala pedesaan. Jika ada naskah yang tepat, ia siap kembali menyapa penonton.