Aktor GMMTV Ford Allan akhirnya menyampaikan pernyataan resmi terkait tuduhan kekerasan yang sebelumnya disampaikan oleh aktor sekaligus model Yuuki Durongsang.
Melalui pernyataan panjang yang dirilis pada 1 Agustus, Ford menjelaskan versinya mengenai hubungan mereka dan menegaskan bahwa perkara tersebut kini sedang diproses secara hukum.
Ford mengatakan dirinya sengaja tidak memberikan komentar sejak awal karena kasus telah masuk ke pengadilan dan ia tidak ingin memengaruhi jalannya proses hukum.
Namun, karena pemberitaan terus meluas dan berdampak pada keluarganya, termasuk ayahnya yang disebut harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat tekanan serta ibunya yang mengalami beban mental, ia memutuskan untuk memberikan klarifikasi.
Dalam pernyataannya, Ford mengakui bahwa ia dan Yuuki mulai berpacaran pada Februari 2025 dan sempat tinggal bersama.
Menurutnya, selama menjalin hubungan mereka beberapa kali terlibat pertengkaran yang dipicu oleh rasa cemburu, konflik dengan teman, serta perbedaan pendapat.
Mengenai dugaan kekerasan fisik, Ford mengakui pernah terjadi aksi saling mendorong dan tarik-menarik saat pertengkaran berlangsung hingga Yuuki terjatuh.
Namun, ia membantah bahwa insiden tersebut merupakan tindakan kekerasan sepihak seperti yang ramai dibahas di media sosial.
Ia juga membantah bahwa luka-luka yang diperlihatkan Yuuki berasal dari dirinya dan menyatakan siap mengikuti seluruh proses penyelidikan di pengadilan.
Ford juga menyampaikan bahwa setelah sempat berpisah, mereka pernah kembali menjalin hubungan.
Ia mengklaim bahwa seiring waktu Yuuki mulai menunjukkan sikap yang sangat mengontrol, seperti memeriksa hp, membatasi interaksinya, hingga mengambil hp saat terjadi pertengkaran.
Ford mengatakan dirinya bahkan sempat melapor ke polisi untuk mencari telepon tersebut, tetapi laporan itu tidak dilanjutkan setelah keduanya berdamai.
Menurut Ford, hubungan mereka kembali mengalami banyak konflik pada 2026.
Ia mengaku beberapa kali ingin mengakhiri hubungan, tetapi menunda keputusan tersebut karena khawatir terhadap kondisi emosional Yuuki.
Hingga akhirnya pada akhir April 2026, ia menerima pemberitahuan dari kepolisian bahwa Yuuki telah melaporkan dugaan penganiayaan dan mengajukan gugatan ke pengadilan.
Di akhir pernyataannya, Ford Allan menegaskan bahwa ia menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Ia menyatakan siap bertanggung jawab apabila pengadilan nantinya memutuskan dirinya bersalah.
Namun, sebelum ada putusan yang berkekuatan hukum, ia berharap masyarakat tidak mengambil kesimpulan singkat.


Tidak ada Respon