Ia mengaku sempat melihat pengalaman temannya, Pond Naravit, yang sebelumnya dikejar penggemar di bandara.
Oleh karena itu, ia memilih mengenakan sepatu olahraga untuk berjaga-jaga jika harus bergerak cepat.
Awalnya, interaksi antara Est dan para penggemar masih berjalan normal. Ia sempat menyapa dan berinteraksi secara singkat.
Namun, situasi berubah ketika ia keluar dari area pembatas. Kerumunan mulai mendorong dan bergerak tidak terkendali, terutama di area yang memiliki potensi bahaya seperti eskalator.
Menurut Est Supha, kondisi tersebut bisa sangat berisiko jika tidak dikendalikan.
Ia menegaskan bahwa kekhawatirannya lebih tertuju pada penumpang umum yang tidak menyadari situasi.
Banyak di antara mereka yang sedang membawa koper atau fokus pada ponsel, sehingga tidak siap menghadapi kerumunan mendadak.
Terkait langkah ke depan, Est menyebut bahwa situasi saat perjalanan pulang sudah jauh lebih tertib.
Ia juga berharap para penggemar dapat bertemu dengannya dalam acara resmi atau kegiatan publik yang lebih terorganisir.






Tidak ada Respon