Film Crossing A Dawn Tayang Perdana, Ma Sichun Ungkap Peran Paling Dewasa dalam Kariernya

M. Mujibburohim
Film Crossing a Dawn
Photo via Weibo.
A-AA+A++

Overseasidol.com — Film terbaru Crossing A Dawn resmi menggelar pemutaran spesial di Beijing pada 20 Mei 2026.

Acara ini dihadiri langsung oleh sutradara Zhao Badou serta para pemeran utama, yaitu Ma Sichun dan Edward Chen, yang juga berinteraksi dengan penonton dalam sesi diskusi setelah film diputar.

Film Tonight, Right Now mengisahkan pertemuan dua orang asing di Beijing yang menghabiskan waktu bersama dalam satu malam.

Cerita sederhana ini berkembang menjadi perjalanan emosional yang menggambarkan hubungan manusia, kesepian, dan dinamika kehidupan di kota besar.

Sutradara Zhao Badou mengungkapkan bahwa film ini sangat personal baginya.

Ia menyebut karya ini sebagai rangkuman pengalaman hidupnya selama lebih dari satu dekade di Beijing.

Menariknya, ia menekankan bahwa kota Beijing sendiri merupakan “tokoh ketiga” dalam cerita.

Oleh karena itu, film ini tidak hanya membahas cinta, tetapi juga potret kehidupan urban yang realistis dan penuh nuansa.

Dalam film ini, Ma Sichun memerankan karakter Xu Qiu, seorang perempuan yang terlihat mandiri dan bebas, namun menyimpan sisi rapuh dan penuh keraguan.

Ia menjelaskan bahwa karakter tersebut memiliki banyak lapisan emosi yang saling bertentangan, dan hal itu justru membuatnya terasa lebih nyata.

Menurut Ma Sichun, manusia tidak pernah hanya memiliki satu sisi emosi.

Ia percaya bahwa kompleksitas perasaan adalah hal yang membuat karakter menjadi hidup dan menarik untuk ditampilkan di layar.

Pendekatan ini juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses aktingnya.

Lebih jauh, Ma Sichun juga berbagi bahwa dirinya merasa memiliki keterkaitan personal dengan karakter yang diperankannya.

Ia mengakui bahwa di masa lalu, dirinya belum memiliki keberanian untuk memerankan sosok seperti Xu Qiu.

Namun, setelah melalui berbagai pengalaman hidup, ia merasa berada di titik yang tepat untuk membawakan karakter tersebut dengan lebih matang.

Ia menyebut kesempatan ini sebagai momen yang tepat dalam kariernya.

Bertemu dengan proyek ini di usia dan fase kehidupan saat ini dianggap sebagai keberuntungan besar.

Hal ini juga membuat penampilannya dalam film terasa lebih autentik dan emosional.