Program ‘Sing! China’ Gugat Agensi Coco Lee Diduga Terkait Kontroversi Kecurangan Kompetisi

M. Mujibburohim
Program 'Sing! China' Gugat Agensi Coco Lee Diduga Terkait Kontroversi Kecurangan Kompetisi
Foto via Weibo.
A-AA+A++

OVERSEASIDOL.COM — Baru-baru ini, perusahaan program “Sing! China” dilaporkan telah menggugat agensi penyanyi Coco Lee, “Warner Records” Hong Kong.

Dilansir dari platform Qichacha APP, keduanya terlibat kasus perselisihan kontrak dengan penggugat Canxing Media dan tergugat Warner Records China (Hong Kong) Co., Ltd.

Kasus ini telah disidangkan di Pengadilan Menengah Rakyat No. 1 Shanghai pada 9 April 2024

Canxing Media diketahui adalah produser program Sing! China yang sempat dilanda kontroversi kecurangan kompetisi.

Sebelumnya,  beberapa netizen menemukan bahwa Coco Lee menghapus seluruh unggahan terkait “The Voice of China”.

Bahkan dalam sebuah video yang beredar, Coco berteriak meminta sutradara untuk memberikan aturan main acara saat terjadi sebuah kejanggalan.

Saat itu, ia mempertanyakan mengapa salah satu peserta yang memiliki poin lebih rendah memiliki kesempatan kedua dan yang tinggi tidak.

Warner Music pernah merespon terkait kasus perselisihan ini dan akan mendukung penuh artisnya.

“Sebagai perusahaan manajemen CoCo, perusahaan ini tidak hanya mempunyai tanggung jawab untuk memperjuangkan hak-hak artis dan melindungi reputasi artis.

Namun juga mempunyai kewajiban untuk melindungi privasinya dan menghormati pilihannya. Kami akanterus memperhatikan penyelidikan dan bekerja sama sepenuhnya,” jelasnya.

Menurut rumor, setelah adanya isu kecurangan, Coco keluar dari program dan pihak variety show menuntutnya karena tak menjalankan kontrak yang disepakati sebagai mentor.