Overseasidol.com — Mantan anggota idol group BEJ48, Huang Yici, kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait sengketa hukumnya dengan Siba Media (Star48).
Berdasarkan informasi dari platform Qichacha, perkara gugatan kontrak yang diajukan Huang Yici terhadap perusahaan tersebut telah terdaftar dan dijadwalkan untuk disidangkan pada 26 Mei 2026 di Pengadilan Rakyat Distrik Hongkou, Shanghai.
Kasus ini berkaitan dengan konflik kontrak kerja antara sang mantan idol dan manajemen yang menaunginya selama berkarier di dunia hiburan.
Sebelumnya, Huang Yici sempat mengumumkan keputusannya untuk keluar dari grup BEJ48 melalui sebuah tulisan panjang yang langsung menarik perhatian publik dan penggemar.
Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan sejumlah keluhan yang dialaminya selama berada di bawah manajemen.
Salah satu hal yang disorot adalah perlakuan berbeda terhadap anggota sub-grup, yang menurutnya berdampak langsung pada kesempatan tampil dan perkembangan karier.
Ia juga menyebut bahwa hasil voting yang diperjuangkan oleh penggemar dalam ajang pemilihan tahunan tidak sebanding dengan eksposur yang diterimanya.
Huang Yici menilai kontribusinya tidak dihargai secara layak, bahkan menyebut dirinya hanya mendapatkan porsi tampil yang sangat minim dalam video musik resmi, dengan durasi yang disebut kurang dari dua detik.
Ia juga mengaku telah beberapa kali mencoba berkomunikasi dengan pihak manajemen terkait penempatan posisi panggung dan aspek profesional lainnya, namun tidak mendapatkan tanggapan yang memadai.
Selain itu, ia turut menyinggung sejumlah janji yang pernah disampaikan oleh perusahaan, yang menurutnya tidak pernah direalisasikan.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan netizen, sekaligus membuka kembali diskusi mengenai sistem manajemen idol di industri hiburan Tiongkok.







Tidak ada Respon