Sering Usir Wisatawan, Bos Be On Cloud Tegur Fotografer Nakal di Wat Arun

Overseasidol
Sering Usir Wisatawan, Bos Be On Cloud Tegur Fotografer Nakal di Wat Arun
Photo via Instagram/mirrorthailand.
A-AA+A++

Overseasidol.com — Kunjungan ke Wat Arun Ratchawararam justru meninggalkan pengalaman kurang menyenangkan bagi Pond Krisda, eksekutif sekaligus petinggi agensi Be On Cloud.

Melalui unggahan di media sosial, Pond membagikan kisahnya saat mendapati fotografer lokal yang diduga bekerja sama dengan penyewaan busana Thai, berulang kali mengusir wisatawan dari area publik demi kepentingan klien pribadi.

Menurut Pond, fotografer tersebut secara aktif meminta wisatawan lain termasuk turis asing untuk keluar dari bingkai foto agar kliennya bisa mendapatkan hasil foto tanpa gangguan.

Tindakan ini dilakukan berulang kali hingga memicu kebingungan dan ketidaknyamanan pengunjung.

Awalnya memilih diam dan menikmati keindahan sekitar, Pond akhirnya menegur fotografer tersebut. Namun, respons yang diterima justru dinilai tidak pantas.

Fotografer itu disebut berkata bahwa pengunjung lain “harus menunggu” seolah-olah area publik tersebut dapat dikuasai secara sepihak.

Pond menegaskan bahwa Wat Arun adalah ruang publik, bukan milik pribadi siapa pun.

Ia menyayangkan praktik mencari keuntungan dengan cara yang mengganggu hak wisatawan lain, terlebih lokasi tersebut merupakan ikon budaya dan wajah Thailand di mata dunia.

Tak hanya itu, Pond juga mengungkap bahwa Apo Nattawin, aktor yang berada dalam rombongan, mengalami perlakuan serupa dan diminta berpindah lokasi hingga tiga kali oleh fotografer yang sama.

Dalam pesannya, Pond berharap pihak pengelola Wat Arun dapat ikut turun tangan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung.

Ia menekankan bahwa aktivitas ekonomi di kawasan wisata seharusnya berjalan secara tertib, beretika, dan tidak merugikan orang lain.

Menurutnya, Wat Arun bukan sekadar objek wisata, tetapi simbol spiritual dan budaya Thailand yang seharusnya mencerminkan keramahan serta ketulusan masyarakat kepada wisatawan dari seluruh dunia.