Overseasidol.com — Aktor William Chan membuka sisi paling personal dalam hidupnya saat menjadi bintang tamu dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis senior Shui Junyi yang ditayangkan pada 25 Desember.
Dalam perbincangan tersebut, Chandengan jujur mengungkap pengalaman pahit masa kecil yang membentuk kepribadian dan mentalitasnya hingga hari ini.
William mengungkap bahwa dirinya kehilangan sang ayah ketika berusia 13 tahun. Peristiwa itu meninggalkan luka emosional yang mendalam dan membuatnya tumbuh sebagai anak yang sensitif serta penuh rasa rendah diri.
Ia mengaku kerap merasa takut diejek oleh teman-teman sekolah karena latar belakang keluarganya, terutama ketika mendengar komentar menyakitkan seperti “dibesarkan ibu tanpa ayah”.
Rasa minder tersebut bahkan membuat Chan pernah menolak kehadiran sang ibu saat dirinya tampil di sekolah.
Ia tidak ingin perhatian publik tertuju pada kondisi keluarganya, yang kala itu menjadi sumber tekanan psikologis baginya.
Namun, justru dari lingkungan yang penuh ketidaknyamanan itulah muncul tekad kuat dalam dirinya untuk tidak menyerah.
William Chan mengatakan bahwa sejak kecil ia menanamkan prinsip untuk tidak tunduk pada pandangan meremehkan orang lain.
Ia memilih untuk berdiri tegak dan membuktikan dirinya melalui usaha serta pencapaian.
Menurutnya, semakin ia menunjukkan kepercayaan diri, semakin kecil peluang orang lain untuk merendahkannya.







Tidak ada Respon